Jakarta – Pemprov DKI Jakarta mengklaim bahwa integrasi sistem transportasi publik berhasil mengurangi kemacetan di koridor-koridor utama hingga 30%. Data ini diambil dari perbandingan volume kendaraan sebelum dan sesudah integrasi penuh MRT, LRT, dan TransJakarta.
Kepala Dishub DKI Jakarta menjelaskan bahwa kunci keberhasilan ini adalah sistem tiket terintegrasi yang memudahkan perpindahan antar moda transportasi. "Penumpang cukup menggunakan satu kartu untuk semua moda," katanya.